Bagaimanakah Cek Asam Urat Yang Akurat?

Bagaimanakah Cek Asam Urat Yang Akurat?

Cek asam urat berfungsi untuk mengetahui kadar asam urat dalam tubuh dengan sampel darah atau urine. Tes ini bisa menjadi alat bantu untuk mendiagnosis dan memantau berbagai penyakit, seperti penyakit asam urat dan batu ginjal.

Asam urat adalah produk buangan hasil pemecahan zat bernama purin, yang akan disaring ginjal dan dikeluarkan bersama urine. Tes asam urat umumnya dianjurkan oleh dokter bila Anda sering mengalami nyeri sendi atau nyeri punggung bagian bawah, juga bila Anda pernah didiagnosis menderita penyakit asam urat atau batu ginjal.

Untuk memastikan apakah gejala tertentu merupakan indikasi penyakit asam urat atau bukan, dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosis. Dokter mungkin akan melakukan beberapa hal, seperti menanyakan riwayat penyakit pasien, seberapa sering gejala muncul, dan memeriksa lokasi sendi yang sakit. Selain itu, ada juga pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan untuk memastikan diagnosis, antara lain

  • Tes Darah. Tes ini ditujukan untuk mengukur kadar asam urat dan kreatinin dalam darah. Orang yang mengidap asam urat memiliki kreatinin hingga 7 mg/dL. Namun, tes ini tidak selalu memastikan penyakit asam urat, karena beberapa orang diketahui memiliki kadar asam urat tinggi, tetapi tidak mengidap penyakit asam urat.
  • Tes Urine 24 jam. Prosedur ini dilakukan dengan memeriksa kadar asam urat dalam urine yang dikeluarkan pasien selama 24 jam terakhir.
  • Tes Cairan Sendi. Prosedur ini akan mengambil cairan sinovial pada sendi yang terasa sakit, kemudian akan diperiksa di bawah mikroskop.
  • Tes Pencitraan. Pemeriksaan foto rontgen akan dilakukan guna mengetahui penyebab radang pada sendi. Sementara itu, USG juga bisa dilakukan untuk mendeteksi kristal asam urat pada sendi.

Kadar asam urat normal dalam darah adalah 2,5-7,5 mg/dL untuk wanita dan 4-8,5 mg/dL untuk pria. Bila diukur dari urine, kadar asam urat normal orang dewasa adalah 250-750 mg per total urine selama 24 jam.

Berikut ini adalah berbagai gangguan kesehatan yang mungkin Anda alami, jika hasil cek asam urat Anda tidak normal.

  1. Kadar asam urat tinggi dalam darah

Kadar asam urat tinggi dalam darah bisa menandakan Anda terlalu banyak mengonsumsi makanan tinggi purin,  menderita preeklampsia, atau mengalami batu ginjal. Selain itu, penderita kanker atau orang yang sedang menjalani pengobatan kanker juga bisa memiliki kadar asam urat yang tinggi di dalam darah.

  1. Kadar asam urat tinggi dalam urine

Hasil tes asam urat yang tinggi pada urine bisa disebabkan oleh penyakit asam urat, konsumsi makanan tinggi purin secara berlebihan, obesitas, atau kanker, seperti multiple myeloma dan leukemia.

  1. Kadar asam urat rendah dalam darah

Meski kadar asam urat yang rendah dalam darah tidak dinilai berbahaya, namun bukan berarti Anda dapat menyepelekannya. Kondisi ini mungkin berkaitan dengan penyakit hati dan ginjal, keracunan, atau penyakit Wilson.

  1. Kadar asam urat rendah dalam urine

Rendahnya kadar asam urat dalam urine dapat menandakan Anda menderita penyakit ginjal, terlalu banyak mengonsumsi alkohol, atau mengalami keracunan timbal.

Cek asam urat bisa berfungsi sebagai langkah deteksi awal terhadap penyakit asam urat atau penyakit ginjal. Namun untuk memastikan kondisi yang Anda alami, dokter perlu melakukan pemeriksaan lanjutan, seperti urinalisis dan pengambilan cairan dari sendi.

Itulah cara cek asam urat yang ada di dalam tubuh Anda. Anda bisa melakukan secara mandiri atau pun memeriksakan diri di dokter. Anda bisa juga konsultasi dengan dokter terkait hasil cek asam urat ini di SehatQ.

Leave a Reply